Hembusan rindu
Disini, dulu tempat kita bercanda
ria.
Hanya aku dan kamu
Ku senang berdua denganmu, ceritakan
apa saja tentang hari ini
Disini aku melihat tawamu, senyummu
yang lebar ,
Hari-hari itu sungguh indah.
Kini tempat itu hanya ruangan ,
hanya berderet benda-benda yang tertata rapih
Tak ada suara tawa dan candaan
sekilas terbayang wajahmu , namun tak dapat lagi ku sentuh.
Angin,,,,sampaikan bahwa aku
merindunya,,bawakan berita bahwa aku sangat mencitainya
Katakan..katakan ku ingin dia
kembali
Pernahkah kau merasa rindu yang
sangat menusuk jantungmu
Rindu yang membuatmu hingga
menggigil begitu hebatnya.
Menjalani hari yang semakin menyiksa
jiwamu,,
Entah aku harus bagaimana dengan
hidupku,, aku hidup tapi jiwaku mati
Terpaksa aku melangkah di roda yang
terus berputar, aku berusaha bahagia dengan ini
Tapi hati tak dapat berdusta,
bahagia ku sungguh tak akan sempurna bila tanpamu
Berusaha untuk tetap tersenyum bahagia dihadapan dunia..
Tapi apakah kau tau bahwa hati ini
terus menangis,,selalu berderai air mata
Mereka selalu bersamaku, aku tak
pernah sendiri..
Entah apa,,,dan mengapa aku selalu
merasa sendiri?
Begitu hampa rasanya ....sangat
hampa....dan semakin hampa.
Dimana kau? Ku rindu bertemu.
Jika kau dan aku kelak akan
bertemu,,ku mohon..genggamlah tanganku..genggam erat hingga kau tak dapat
melepasnya lagi.
Dekap erat tubuhku,,rasakan getaran
hati begitu hebat mencintamu
Kembalilah...bawa serta cinta
tulusmu...hanya untukku